Friday, January 11, 2019
Fatamorganaku, chapter 10
Dan pada akhirnya, aku harus membiarkan fatamorganaku pergi.
Dia sekali lagi, hanyalah fatamorgana. Terkadang aku melihatnya di dalam bayanganku sendiri. Aku melihatnya di kejauhan, lalu dia menghilang saat aku mendekat.
Aku melihatnya di dalam angan, namun dia menghilang saat aku terbangun.
Aku tak sadar, aku hanya mencintai sendiri.
Aku terjebak dalam renjana yang kemudian melukai mimpiku sendiri.
Dia fatamorganaku yang nyata, meremukan hatiku hingga aku merana. -K
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Chapter thirteen
There was a time when i thought everything was gonna last forever and everything was always gonna be ok. Just when i thought the story...
-
Kenapa sesuatu akan terlihat lebih indah jika kita memejamkan mata? Karena keindahan yang nyata adalah sesuatu yang tidak terlihat. Sepe...
-
Rinduku kepada kamu si fatamorgana. Kepalaku mulai sesak memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi jika waktu bisa aku hentik...
-
There are things that we can have but we can't keep. Something that we can see but we can't touch. Things that we can feel but we ca...

No comments:
Post a Comment