Friday, January 11, 2019

Fatamorganaku, chapter 4

Nyatanya, hatiku tak cukup luas untuk menjadi rumah bagi jiwamu.
Bahkan terkadang, aku cemburu pada awan yang sering kali kau pandang.
Aku kira semua baik-baik saja saat aku berusaha melupakan.
Aku sempat percaya, bahwa berpisah adalah cara terbaik untuk saling mendoakan.
Nyatanya, merindumu hanya membuatku bermusuhan dengan sang waktu.
Iya, ini untukmu lagi.
Fatamorganaku.
Kamu yang bisa hilang, bahkan saat aku berkedip. -K

No comments:

Post a Comment

Chapter thirteen

There was a time when i thought everything was gonna last forever and everything was always gonna be ok. Just when i thought the story...