Friday, November 16, 2018

Chapter five

Teruntuk kalian yang tersakiti dan dihakimi. Tenang saja, orang-orang itu bukan pembaca. Mereka hanya customer yang punya hobi melihat sampul buku di toko-toko. Mereka tidak akan pernah tau apa isi dari buku itu karena mereka malas untuk membacanya. Mereka tidak tau rasanya dikucilkan, mereka tidak tau bagaimana rasanya saat punggungmu ditusuk dengan penghianatan dan mereka juga tidak pernah tau ketika dunia seakan menguncimu diruang kosong dan gelap dan tak seorangpun mau menyelamatkanmu.
Hanya kamu yang tau. Kamu yang muak akan senyum palsu yang mereka tawarkan, kamu yang tau bahwa mereka hanya pura-pura peduli, padahal mereka hanya sekedar ingin tahu sebagai bahan mereka untuk bergossip.
Mereka itu cuma pemeran figuran di kehidupanmu,
Kamu yang tau kalau kamu juga punya hak untuk membangun lagi puing-puing kebahagian yang telah mereka hancurkan.
Melangkahlah bersamaku. -K

🌎 in every inch of your step. 2018

No comments:

Post a Comment

Chapter thirteen

There was a time when i thought everything was gonna last forever and everything was always gonna be ok. Just when i thought the story...