Rinduku untuknya sudah habis.
Aku membiarkan ruang kosong itu tetap pada tempatnya.
Berdebu, dan usang.
Ternyata hatiku tak sekuat itu, rapuh hanya karena seutas janji yang pernah terucap.
Aku dan si fatamorgana ada karena cinta yang tak pernah tersampaikan.
Aku yang mencinta sendiri, aku yang berbaur dengan ragu.
tanpa aku sadari, rasa ini menguap begitu saja.
Dilupakan, hilang, seperti senja sore itu. -K

No comments:
Post a Comment