Friday, January 11, 2019

Fatamorganaku, chapter 8


Aku kira rindu itu masih sama menggebunya, tapi nyatanya mengingatmu hanya mendatangkan sendu. Kamu bilang sudah selesai, namun dia masih saja merengek memohon cintamu yang hanya sekedar kata tanpa ada rasa. Iya, itu katamu padaku.
Kamu ingat langit sore itu? Bahkan senja saja ogah untuk mendengar ceritamu.
Aku pikir hujan di bulan desember bisa membantuku mengguyurmu dengan cinta yang kunyatakan. Tapi tidak, ulahmu membuatmu ragu. Kamu bilang akan bertahan, tapi nyatanya kamu menghilang.
Aku sendiri yang berjuang. Sedangkan kamu berusaha melupakan. -K

No comments:

Post a Comment

Chapter thirteen

There was a time when i thought everything was gonna last forever and everything was always gonna be ok. Just when i thought the story...