Friday, January 11, 2019

Fatamorganaku, chapter 7


Jika memujamu hanya menimbulkan luka, biarlah aku saja yg merasa.
tak perlu melibatkan figuran untuk masuk ke labirin kita.
Biarkan Tuhan yang menjadi sutradaranya.
Jangan salahkan cinta yang datang di waktu yang tidak kamu inginkan. Kita harus sadar, satu-satunya cara untuk bertahan adalah berhenti mengutuki keadaan.
Maafkan aku yang tanpa persetujuanmu telah mencintaimu sedemikan rupa.
Benar, ini untukmu lagi. Bahkan tanpa kusebut namamu, semua orang sudah tau.
Fatamorganaku. -K

No comments:

Post a Comment

Chapter thirteen

There was a time when i thought everything was gonna last forever and everything was always gonna be ok. Just when i thought the story...